Nama : Marria Tesalonika
NIM : 1605551097
Matkul : Aplikasi Sosial Media
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama,ST.MT
Jurusan/fakultas/universitas: teknologi informasi/teknik/udayana
MANUSIA
ADALAH MAKHLUK SOSIAL DAN INDIVIDU
Manusia
atau orang adalah salah satu ciptaan Tuhan yang paling special. Special dalam
arti manusia diberikan Tuhan akal budi dan perasaan terhadap makluk hidup
lainnya. Manusia yang pertama kali diciptakan adalah pria atau laki-laki(Adam)
yang dimana Tuhan melihat bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, dimana perlu
orang lain yang membantu dalam mengelola ciptaan Tuhan yang lain seperti;
binatang-binatang dan tumbuh-tumbuhan. Akhirnya Tuhan menciptakan manusia
penolong bagi adam yaitu perempuan(hawa). Adapun penggolongan manusia sebagai berikut;
jenis kelamin (pria atau wanita), fisik(warna kulit, rambut, mata, bentuk
hidung,dan lain-lain), agama,dan lain-lain. Seiring maju nya zaman dari zaman
purba hinga zaman globalisasi sekarang,manusia tidak luput dari yang namanya
berintekasi sosial terhadap sesama
karena manusia diciptakan Tuhan untuk menjalin sebuah hubungan yang bisa
merawat dan melindungi makhluk hidup lainnya. Tetapi banyak manusia di zaman
sekarang malah merusak makhluk hidup lain untuk kepentingan pribadinya demi
keuntungan.
Manusia
dikatakan makluk sosial karena manusia mempunyai keterbatas. Tidak ada manusia
yang sempurna di dunia ini, Oleh sebab itu disadari atau tidak manusia
cenderung hidup berkelompok demi mewujudkan tujuan mereka bersama yaitu
kesejahteraan, keamanan, ketertiban, keadilan, kerjasama. Tidak mungkinlah
manusia mampu hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dalam contoh lain, saat
kita telah tiada di dunia (meninggal), kitapun tentu saja membutuhkan bantuan
orang lain untuk menguburkan jenazah kita. Dalam manusia sebagai makhluk sosial
tidak luput dari yang namanya interaksi dan sosialisasi.pertama, interaksi
adalah hubungan timbal balik yang saling
mempengaruhi antara individu,kelompok, dan masyarakat. Dimana dengan kata lain
interaksi sosial itu adalah proses kita dalam mengenali antara
individu,kelompok, dan masyarakat. Contoh sederhana yang bisa saya buat adalah saat
ini kita sebagai mahasiswa baru tentu masih asing dengan lingkungan
universitas, oleh sebab itu disetiap universitas diadakan pengenalan kampus dan
fakultas yang berguna untuk para mahasiswa mengenali lingkungan sekitarnya baik
dosen, kakak tingkat, pegawai tata usaha, pelajaran yang akan kita hadapi, dan
lain-lainnya. Dari pengenalan kampus itulah timbul interaksi sosial kita sebagai
mahasiswa baru untuk pastinya mencari teman baik satu kelompok ataupun satu
fakultas yang dimana dalam tahap proses
kita mencari teman dan mengenali karakter mereka dan kita dapat memilih mana teman yang baik dan
yang buruk. karena interaksi sosial juga pasti akan berdampak baik kepada kita
atau pun orang lain, dampak tersebut bisa baik dan buruk. Bukan saja teman kita
juga pasti akan menjalin interaksi dengan dosen dan dalam kita menjalin
hubungan dengan dosen pasti disitu kita akan belajar tentang karakter setiap
dosen yang ada di kampus, karena pasti karakter setiap dosen berbeda satu
dengan yang lain. Kedua,sosialisasi adalah proses penanaman atau transfer
kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam
sebuah kelompok atau masyarakat. Sosialisasi dibagi menjadi dua
yaitu;sosialisasi primer dan sekunder, sosialisasi primer biasanya adalah awal
an seorang bayi melakukan interaksi yaitu bersama keluarga. Karena keluarga
sangat mempengaruhi karakter anak baik dan buruknya.
Menurut Peter
L. Berger dan Luckmann mendefinisikan sosialisasi primer sebagai
sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi
anggota masyarakat (keluarga). Sosialisasi primer berlangsung saat anak berusia
1-5 tahun atau saat anak belum masuk ke sekolah. Anak mulai mengenal anggota
keluarga dan lingkungan keluarga. Secara bertahap dia mulai mampu membedakan
dirinya dengan orang lain di sekitar keluarganya. Dalam tahap ini, peran
orang-orang yang terdekat dengan anak menjadi sangat penting sebab seorang anak
melakukan pola interaksi secara terbatas di dalamnya. Warna kepribadian anak
akan sangat ditentukan oleh warna kepribadian dan interaksi yang terjadi antara
anak dengan anggota keluarga terdekatnya. Sosialisasi sekunder tahap lanjut
dari sosialisasi primer, sosialisasi sekunder adalah proses dimana seorang bayi
yang akan tumbuh menjadi anak-anak lalu remaja dan seterusnya pasti akan
bertemu dengan beberapa kelompok yang ada di masyarakat.
Manusia sebagai makhluk
individu adalah dimana ada saatnya seorang manusia ingin menyendiri biasanya
manusia menyendiri karena adanya masalah yang sedang mereka alami dan ada
sesuatu yang rahasia atau hanya akan menceritakan rahasia tersebut kepada orang
terdekatnya biasanya keluarga dan sahabat. Contoh saja kita sebagai remaja
pasti mempunyai yang namanya sahabat dan pasti kita menceritakan keluh kesah
kita terhadap dia, karena kita tahu dan merasa aman jika bercerita dengan dia
apalagi cerita yang menurut kita itu rahasia dan tidak perlu di publikasikan. Oleh
sebab itu terkadang ada saatnya manusia sebagai makhluk memiliki rasa
indiviualisme bukan karena mereka egois tetapi karena adanya sebuah rahasi yang
terkadang itu hanya bisa kita rasakan sendiri.
Sumber: http://dimasmn.blogspot.co.id/
https://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar