Minggu, 11 September 2016

aplikasi media sosial (manusia makhluk sosial dan individu

Nama             : Marria Tesalonika
NIM               : 1605551097
Matkul            : Aplikasi Sosial Media
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama,ST.MT
Jurusan/fakultas/universitas: teknologi informasi/teknik/udayana


MANUSIA ADALAH MAKHLUK SOSIAL DAN INDIVIDU

            Manusia atau orang adalah salah satu ciptaan Tuhan yang paling special. Special dalam arti manusia diberikan Tuhan akal budi dan perasaan terhadap makluk hidup lainnya. Manusia yang pertama kali diciptakan adalah pria atau laki-laki(Adam) yang dimana Tuhan melihat bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, dimana perlu orang lain yang membantu dalam mengelola ciptaan Tuhan yang lain seperti; binatang-binatang dan tumbuh-tumbuhan. Akhirnya Tuhan menciptakan manusia penolong bagi adam yaitu perempuan(hawa).  Adapun penggolongan manusia sebagai berikut; jenis kelamin (pria atau wanita), fisik(warna kulit, rambut, mata, bentuk hidung,dan lain-lain), agama,dan lain-lain. Seiring maju nya zaman dari zaman purba hinga zaman globalisasi sekarang,manusia tidak luput dari yang namanya berintekasi sosial  terhadap sesama karena manusia diciptakan Tuhan untuk menjalin sebuah hubungan yang bisa merawat dan melindungi makhluk hidup lainnya. Tetapi banyak manusia di zaman sekarang malah merusak makhluk hidup lain untuk kepentingan pribadinya demi keuntungan.

            Manusia dikatakan makluk sosial karena manusia mempunyai keterbatas. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, Oleh sebab itu disadari atau tidak manusia cenderung hidup berkelompok demi mewujudkan tujuan mereka bersama yaitu kesejahteraan, keamanan, ketertiban, keadilan, kerjasama. Tidak mungkinlah manusia mampu hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dalam contoh lain, saat kita telah tiada di dunia (meninggal), kitapun tentu saja membutuhkan bantuan orang lain untuk menguburkan jenazah kita. Dalam manusia sebagai makhluk sosial tidak luput dari yang namanya interaksi dan sosialisasi.pertama, interaksi adalah  hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antara individu,kelompok, dan masyarakat. Dimana dengan kata lain interaksi sosial itu adalah proses kita dalam mengenali antara individu,kelompok, dan masyarakat. Contoh sederhana yang bisa saya buat adalah saat ini kita sebagai mahasiswa baru tentu masih asing dengan lingkungan universitas, oleh sebab itu disetiap universitas diadakan pengenalan kampus dan fakultas yang berguna untuk para mahasiswa mengenali lingkungan sekitarnya baik dosen, kakak tingkat, pegawai tata usaha, pelajaran yang akan kita hadapi, dan lain-lainnya. Dari pengenalan kampus itulah timbul interaksi sosial kita sebagai mahasiswa baru untuk pastinya mencari teman baik satu kelompok ataupun satu fakultas  yang dimana dalam tahap proses kita mencari teman dan mengenali karakter mereka dan  kita dapat memilih mana teman yang baik dan yang buruk. karena interaksi sosial juga pasti akan berdampak baik kepada kita atau pun orang lain, dampak tersebut bisa baik dan buruk. Bukan saja teman kita juga pasti akan menjalin interaksi dengan dosen dan dalam kita menjalin hubungan dengan dosen pasti disitu kita akan belajar tentang karakter setiap dosen yang ada di kampus, karena pasti karakter setiap dosen berbeda satu dengan yang lain. Kedua,sosialisasi adalah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sosialisasi dibagi menjadi dua yaitu;sosialisasi primer dan sekunder, sosialisasi primer biasanya adalah awal an seorang bayi melakukan interaksi yaitu bersama keluarga. Karena keluarga sangat mempengaruhi karakter anak baik dan buruknya. 
Menurut Peter L. Berger dan Luckmann mendefinisikan sosialisasi primer sebagai sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). Sosialisasi primer berlangsung saat anak berusia 1-5 tahun atau saat anak belum masuk ke sekolah. Anak mulai mengenal anggota keluarga dan lingkungan keluarga. Secara bertahap dia mulai mampu membedakan dirinya dengan orang lain di sekitar keluarganya. Dalam tahap ini, peran orang-orang yang terdekat dengan anak menjadi sangat penting sebab seorang anak melakukan pola interaksi secara terbatas di dalamnya. Warna kepribadian anak akan sangat ditentukan oleh warna kepribadian dan interaksi yang terjadi antara anak dengan anggota keluarga terdekatnya. Sosialisasi sekunder tahap lanjut dari sosialisasi primer, sosialisasi sekunder adalah proses dimana seorang bayi yang akan tumbuh menjadi anak-anak lalu remaja dan seterusnya pasti akan bertemu dengan beberapa kelompok yang ada di masyarakat.

Manusia sebagai makhluk individu adalah dimana ada saatnya seorang manusia ingin menyendiri biasanya manusia menyendiri karena adanya masalah yang sedang mereka alami dan ada sesuatu yang rahasia atau hanya akan menceritakan rahasia tersebut kepada orang terdekatnya biasanya keluarga dan sahabat. Contoh saja kita sebagai remaja pasti mempunyai yang namanya sahabat dan pasti kita menceritakan keluh kesah kita terhadap dia, karena kita tahu dan merasa aman jika bercerita dengan dia apalagi cerita yang menurut kita itu rahasia dan tidak perlu di publikasikan. Oleh sebab itu terkadang ada saatnya manusia sebagai makhluk memiliki rasa indiviualisme bukan karena mereka egois tetapi karena adanya sebuah rahasi yang terkadang itu hanya bisa kita rasakan sendiri.



Sumber: http://dimasmn.blogspot.co.id/
               https://id.wikipedia.org/wiki/Manusia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar